Manado LANGOWANNEWS.COM Kondisi Terminal Karombasan kini memprihatinkan. Fasilitas umum yang dulunya dikenal tertata rapi dan bersih, kini berubah wajah menjadi kumuh dan bahkan dipenuhi tumpukan sampah masyarakat. Keadaan ini menimbulkan keprihatinan sekaligus kekecewaan dari warga yang setiap hari melintasi atau menggunakan terminal tersebut.
Terminal yang seharusnya berfungsi sebagai pusat aktivitas transportasi justru terkesan terbengkalai. Tumpukan sampah yang berserakan membuat suasana tidak nyaman, bahkan memunculkan bau menyengat yang mengganggu pengguna terminal. Warga menilai, perubahan fungsi ini merusak citra kota serta mengurangi kenyamanan publik.
“Dulu terminal ini masih terawat dan bersih, tapi sekarang lebih mirip tempat pembuangan sampah. Sangat disayangkan kalau dibiarkan begini terus,” ujar salah satu warga yang beraktivitas di sekitar Karombasan.
Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan besar terhadap kinerja Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sulawesi Utara. Pasalnya, terminal yang merupakan aset pemerintah daerah seharusnya dirawat dan difungsikan sebagaimana mestinya, bukan justru dibiarkan menjadi kumuh dan tidak terurus.
Masyarakat menilai, minimnya pengawasan dan perhatian dari instansi terkait menjadi salah satu faktor utama degradasi kondisi terminal. Jika tidak ada langkah tegas dan segera, dikhawatirkan Terminal Karombasan akan semakin sulit dipulihkan dan kehilangan fungsi utamanya sebagai simpul transportasi.
Warga pun berharap pemerintah daerah bersama Dishub segera turun tangan untuk membersihkan, menata ulang, serta mengembalikan fungsi Terminal Karombasan sebagaimana mestinya. “Terminal harusnya jadi wajah kota, bukan jadi tempat sampah,” tegas salah seorang sopir angkot yang beroperasi di sekitar terminal.(***)













