LANGOWANNEWS Musibah kebakaran melanda Kompleks Kampus Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Universitas Negeri Manado di Kaaten, Kelurahan Matani Satu, Kecamatan Tomohon Tengah, Minggu sore.
Peristiwa tersebut menghanguskan tiga gedung yang terdiri dari enam ruangan. Meski kerugian materiil diperkirakan mencapai miliaran rupiah, insiden ini juga menghadirkan hikmah besar tentang kuatnya solidaritas, gotong royong, dan kesiapsiagaan lintas instansi di Sulawesi Utara.
Berkat respons cepat atau quick response dari berbagai unsur pemadam kebakaran dan instansi terkait, kobaran api berhasil dilokalisasi dalam waktu singkat sehingga tidak merembet ke gedung perkuliahan maupun fasilitas vital lainnya di lingkungan kampus.
Apresiasi tinggi pun disampaikan kepada seluruh tim gabungan yang terlibat langsung dalam proses penanganan kebakaran.
Dekan FIPP Dr. Aldjon Nixon Dapa, S.Pd, M.Pd menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada seluruh pihak yang bergerak cepat membantu proses pemadaman api ,Kami atas nama pimpinan dan seluruh civitas akademika FIPP Unima mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kota Tomohon, Bupati Minahasa, serta jajaran manajemen Pertamina Geothermal Energy Lahendong. Quick response dan armada pemadam kebakaran gabungan yang dikerahkan secara sigap di lokasi menjadi penyelamat utama bagi kampus kami,” ujarnya.
Ia menambahkan, tindakan cepat seluruh unsur di lapangan berhasil mengendalikan api sehingga tidak menjalar ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.
“Gotong royong nyata ini membuktikan kepedulian yang luar biasa terhadap dunia pendidikan,” tambahnya.
Musibah tersebut juga menjadi pengingat penting bagi pengelolaan fasilitas publik terkait perlunya sistem proteksi dini terhadap potensi kebakaran, termasuk pemeriksaan instalasi listrik secara berkala guna mencegah korsleting.
Di sisi lain, peristiwa ini memperlihatkan kuatnya koordinasi lintas wilayah antara Pemerintah Kota Tomohon dan Pemerintah Kabupaten Minahasa,
serta sinergi bersama sektor BUMN seperti Pertamina Geothermal Energy Lahendong.
Selain tim Damkar, proses penanganan turut melibatkan aparat kepolisian dari Polres Tomohon dan Polsek Tomohon Tengah, personel TNI, serta mendapat pengawasan langsung dari Rektor Unima Dr. Joseph Philip Kambey, S.E., Ak., M.B.A dan Dekan FIPP Unima Dr. Aldjon Nixon Dapa, S.Pd, M.Pd
Berkat sinergi lintas sektor tersebut, sejumlah fasilitas vital kampus lainnya berhasil diselamatkan. Pihak kepolisian juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran tersebut.
Pasca-musibah, manajemen FIPP Unima berkomitmen segera melakukan langkah pemulihan terintegrasi agar aktivitas akademik mahasiswa dapat kembali berjalan normal dan kondusif.(FORA)













