LANGOWANNEWS Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, menegaskan bahwa kehadiran Fakultas Kedokteran (FK) di Universitas Negeri Manado merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Sulawesi Utara. Kehadiran FK UNIMA diharapkan menjadi langkah strategis dalam mencetak tenaga medis berkualitas yang mampu menjawab kebutuhan daerah, khususnya di wilayah terpencil dan kepulauan.
Menurut Gubernur Yulius Selvanus, pembangunan sumber daya manusia menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Karena itu, pembukaan Fakultas Kedokteran di UNIMA tidak hanya menjadi pencapaian dunia pendidikan, tetapi juga investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat di daerah.
Upaya menghadirkan Fakultas Kedokteran UNIMA merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan pihak universitas. Sebelumnya, Gubernur Yulius Selvanus secara aktif mengajukan dukungan kepada pemerintah pusat untuk pembukaan program studi strategis tersebut. Langkah itu mendapat respons positif hingga dilakukan proses verifikasi kesiapan infrastruktur, sumber daya manusia, dan standar akademik yang dibutuhkan.
Rektor UNIMA, Joseph Philip Kambey, menyambut baik dukungan yang diberikan pemerintah daerah dan pusat. Menurutnya, Fakultas Kedokteran akan menjadi tonggak penting dalam pengembangan UNIMA sebagai perguruan tinggi yang berkontribusi langsung terhadap pembangunan manusia di kawasan Indonesia Timur. Selain FK, pengembangan Fakultas Pertanian juga diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan dan inovasi pertanian daerah.
Dengan hadirnya Fakultas Kedokteran UNIMA, masyarakat Sulawesi Utara kini memiliki harapan baru untuk memperoleh akses pendidikan kedokteran yang lebih dekat dan terjangkau. Pemerintah Provinsi Sulut optimistis keberadaan fakultas tersebut akan melahirkan dokter-dokter muda berkualitas yang siap mengabdi di berbagai wilayah Sulawesi Utara, sekaligus memperkuat sektor kesehatan dan pembangunan daerah secara berkelanjutan.(FORA)













