LANGOWANNEWS Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tondano, Yulius Jum Hertantono, turun langsung memantau progres pembangunan kandang ayam petelur di kawasan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), pada 24/06/26 sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan.
Pemantauan tersebut dilakukan bersama Kepala Seksi Bimbingan Narapidana, Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasibinapigiatja), Joutje E. Sinulan, guna memastikan pembangunan berjalan sesuai perencanaan serta seluruh sarana pendukung siap digunakan.
Menurut Kalapas Yulius Jum Hertantono, pembangunan kandang ayam petelur merupakan salah satu program strategis yang bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan produktif dan bernilai ekonomi.
“Melalui program ini, kami ingin memberikan bekal keterampilan yang bermanfaat dan bernilai ekonomi bagi warga binaan. Harapannya, setelah menyelesaikan masa pidana, mereka memiliki kemampuan untuk membangun kehidupan yang lebih baik dan produktif di tengah masyarakat,” ujarnya.
Program peternakan ayam petelur ini nantinya tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi telur, tetapi juga memberikan pelatihan mulai dari pemeliharaan ayam, pengelolaan kandang, hingga pemanfaatan hasil produksi. Selain itu, program ini diharapkan mampu membentuk karakter warga binaan agar lebih mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab.
Kasibinapigiatja Joutje E. Sinulan menegaskan pihaknya akan terus melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap seluruh kegiatan pembinaan kemandirian agar dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi para warga binaan.
Melalui pembangunan kandang ayam petelur di kawasan SAE, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tondano menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan program pembinaan yang inovatif, produktif, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung program ketahanan pangan dan mempersiapkan warga binaan agar siap kembali berintegrasi di tengah masyarakat setelah bebas nanti.(FORA)













