Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan buruh di daerah Bumi Nyiur Melambai. Hal tersebut disampaikan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap aspirasi para pekerja yang terus disuarakan di berbagai momentum.

Dalam berbagai kesempatan dialog dengan buruh, Gubernur Yulius menekankan bahwa pemerintah provinsi hadir bukan hanya sebagai regulator, tetapi juga sebagai mitra yang siap mendengar dan menindaklanjuti setiap tuntutan pekerja. Ia menyatakan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi demi menciptakan kebijakan yang lebih berpihak pada buruh.
Menurutnya, hubungan harmonis antara pemerintah dan buruh merupakan kunci dalam menciptakan iklim kerja yang kondusif, adil, dan berkelanjutan di Sulawesi Utara. Ia juga mengapresiasi sikap buruh yang menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai, sehingga mencerminkan kedewasaan dalam berdemokrasi.
Gubernur Yulius menegaskan, komitmen pemerintah tidak berhenti pada dialog semata. Berbagai langkah strategis akan terus didorong, mulai dari peningkatan perlindungan tenaga kerja, kepastian hukum bagi pekerja, hingga penguatan kesejahteraan melalui kebijakan yang berpihak pada buruh.
“Pemerintah akan menindaklanjuti setiap masukan demi terciptanya iklim kerja yang berkeadilan dan berkelanjutan,” tegasnya.
Dengan komitmen tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berharap kesejahteraan buruh semakin meningkat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkeadilan.(FORA)












