LANGOWANNEWS Kondisi Pasar Langowan kembali menjadi sorotan. Wakil Ketua TOSBRO 08 Kota Langowan, Denis, meminta pihak pengelola pasar segera mengambil langkah tegas untuk menertibkan para pedagang yang berjualan hingga memakan badan jalan utama.
Menurut Denis, keberadaan lapak pedagang di tepi jalan sudah mengganggu arus lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.
“Pengelola pasar harus segera bertindak. Jangan sampai jalan utama di Pasar Langowan dikuasai pedagang hingga menghambat lalu lintas. Ini bukan hanya soal ketertiban, tetapi juga menyangkut keselamatan masyarakat,” tegas Denis.
Ia mengatakan, penertiban semakin penting mengingat masyarakat Minahasa akan memasuki momentum Pengucapan Syukur pada bulan Juli, di mana aktivitas masyarakat dan volume kendaraan dipastikan meningkat tajam.
“Setiap menjelang Pengucapan Syukur, Langowan dipadati kendaraan dari berbagai daerah. Jika kondisi pasar tetap semrawut seperti sekarang, potensi kemacetan dan kecelakaan sangat besar,” ujarnya.
Denis juga meminta pemerintah daerah dan instansi terkait tidak menutup mata terhadap persoalan yang sudah lama dikeluhkan masyarakat tersebut. Ia menilai penataan pasar harus dilakukan secara serius agar fungsi jalan tetap berjalan sebagaimana mestinya.
“Masyarakat dan pedagang sama-sama membutuhkan kenyamanan. Karena itu, penataan harus dilakukan tanpa tebang pilih dan sesuai aturan yang berlaku,” tambahnya.
Warga berharap pihak pengelola Pasar Langowan segera turun tangan sebelum situasi semakin parah dan menimbulkan persoalan baru di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang perayaan Pengucapan Syukur.(FORA)













