Manado LANGOWANNEWS.COM Suasana pagi yang tenang, diiringi semilir angin dan aroma tanah basah, mengawali rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Provinsi Sulawesi Utara. Senin (22/9/20 jajaran Pemerintah Provinsi Sulut melaksanakan ziarah ke makam para mantan gubernur sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa mereka dalam membangun daerah.

Ziarah ini dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan pemerintah provinsi dengan langkah penuh khidmat. Kegiatan tersebut bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan wujud penghormatan mendalam terhadap para pemimpin terdahulu yang telah mengabdikan diri demi kemajuan Sulawesi Utara.
Di setiap pusara yang diziarahi, rombongan berhenti sejenak. Doa dipanjatkan dengan penuh khusyuk, kepala tertunduk sebagai tanda hormat, dan bunga ditaburkan sebagai simbol penghargaan. Tradisi ini menggambarkan nilai luhur untuk selalu mengingat jasa mereka yang telah berjuang membangun Sulawesi Utara dari masa ke masa.
Beberapa tokoh penting yang diziarahi antara lain Pahlawan Nasional Dr. G.S.S.J. Ratulangi, mantan Gubernur Drs. Sinyo Harry Sarundajang, serta Adolf Jouke Sondakh. Nama-nama tersebut tidak hanya sekadar tercatat dalam sejarah, tetapi juga membangkitkan ingatan akan dedikasi dan visi besar yang diwariskan kepada generasi penerus.
Suasana haru menyelimuti rombongan saat doa-doa dipanjatkan. Ziarah ini menjadi momentum refleksi bahwa pembangunan yang dirasakan masyarakat Sulawesi Utara saat ini adalah buah dari pengorbanan dan kerja keras para pemimpin terdahulu.
Makna dari ziarah ini semakin dalam ketika dipandang sebagai jembatan antara masa lalu, masa kini, dan masa depan. Setiap generasi pemimpin diingatkan bahwa tongkat estafet pembangunan harus terus diteruskan, demi memastikan cita-cita luhur para pendiri tetap hidup.
Melalui kegiatan ini, jajaran Pemerintah Provinsi Sulut menyatakan komitmen untuk meneruskan obor perjuangan yang telah dinyalakan. Semangat juang dan integritas para pendahulu dijadikan inspirasi dalam mewujudkan Sulawesi Utara yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
Peringatan HUT ke-61 Provinsi Sulawesi Utara dengan ziarah ini tidak hanya menjadi penghormatan terhadap sejarah, tetapi juga penguatan tekad bagi seluruh jajaran pemerintahan dan masyarakat. Bumi Nyiur Melambai diyakini akan semakin gemilang jika semangat persatuan, kerja keras, dan pengabdian terus diwariskan dari generasi ke generasi.(FORA)













