• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
LangowanNews.com
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Berita Video
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Kuliner
    • Politik
    • Sports
    • TNI | POLRI
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Berita Video
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Kuliner
    • Politik
    • Sports
    • TNI | POLRI
No Result
View All Result
LangowanNews.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Video
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Internasional
  • Kuliner
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sports
  • TNI | POLRI
Home Ragam

Saksi Korban Mangkir Tujuh Kali, Sidang Perkara 327/Pid.B/2025/PN Manado Disorot Tajam

Redaksi by Redaksi
Desember 19, 2025
in Ragam
0
Saksi Korban Mangkir Tujuh Kali, Sidang Perkara 327/Pid.B/2025/PN Manado Disorot Tajam
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LANGOWANNEWS.COM  Sidang perkara Nomor 327/Pid.B/2025/PN Manado kembali menyoroti problem serius dalam penegakan hukum di Indonesia. Agenda pemeriksaan saksi korban kembali gagal setelah Jimmy Wijaya dan Raisa Wijaya untuk ketujuh kalinya tidak menghadiri persidangan.

Fakta tersebut terungkap di hadapan Majelis Hakim saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengakui bahwa kedua saksi korban telah dipanggil secara patut sebanyak tujuh kali, namun tidak pernah menunjukkan itikad baik untuk hadir di ruang sidang.

Kondisi ini dinilai sebagai bentuk pembangkangan terbuka terhadap proses peradilan, sekaligus mencederai kewibawaan pengadilan. Lebih ironis, meski Majelis Hakim telah berulang kali memerintahkan kehadiran saksi korban, JPU dinilai tidak mampu menghadirkan mereka secara paksa sesuai mekanisme hukum yang tersedia.

Situasi tersebut memunculkan pertanyaan mendasar: apakah hukum masih memiliki daya paksa, atau justru tunduk pada kepentingan tertentu?

BAP Dibacakan, Alasan Saksi Dipersoalkan

Demi mempercepat jalannya persidangan, atas permintaan JPU, pihak terdakwa akhirnya menyetujui pembacaan keterangan saksi korban dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), yang disebut telah diperkuat dengan berita acara sumpah.

Majelis Hakim kemudian memerintahkan pembacaan BAP dengan merujuk Pasal 162 KUHAP, dengan alasan saksi korban berada di luar negeri.

Namun alasan ketidakhadiran tersebut justru memicu polemik baru.

JPU menyatakan bahwa Jimmy Wijaya dan Raisa Wijaya berada di luar negeri dan menyampaikan alasan ketidakhadiran melalui surat dalam format PDF.

Persoalannya, surat tersebut tidak dilengkapi endorsement atau legalisasi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di negara tempat mereka berada.

Pihak terdakwa secara tegas menilai surat tersebut tidak sah secara hukum, karena mekanisme administrasi lintas negara mensyaratkan pengesahan oleh perwakilan diplomatik Indonesia.

“Kami bukan anak kecil. Kami memahami prosedur hukum internasional. Surat itu cacat hukum,” tegas kuasa hukum terdakwa di hadapan Majelis Hakim.

Meski telah diperingatkan, JPU tetap bersikeras melanjutkan pembacaan BAP dan menyatakan bahwa tanggung jawab atas keterangan tersebut sepenuhnya berada pada saksi korban.

Keterangan BAP Dinilai Bertentangan dengan Bukti

Kejutan muncul saat isi BAP dibacakan. Dalam keterangannya, Jimmy Wijaya dan Raisa Wijaya menyebut baru mengetahui adanya penggarapan tanah oleh para terdakwa sejak tahun 2017.

Pernyataan tersebut langsung dipatahkan oleh dokumen yang justru diajukan oleh saksi korban sendiri. Dalam Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) serta akta jual beli tahun 2015 dan 2016, secara eksplisit disebutkan bahwa objek tanah telah dikuasai dan digarap oleh pihak lain.

Fakta tersebut menunjukkan bahwa sejak awal pembelian tanah pada Desember 2015, keberadaan para penggarap sudah diketahui oleh saksi korban.

Kontradiksi ini dinilai sebagai keterangan palsu di bawah sumpah, sebuah perbuatan serius yang memiliki implikasi pidana.

Terdakwa Minta Pasal 174 KUHAP Diterapkan

Atas dasar itu, pihak terdakwa secara resmi memohon kepada Majelis Hakim agar menerapkan Pasal 174 ayat (2), (3), dan (4) KUHAP, termasuk kemungkinan penahanan terhadap saksi korban yang diduga memberikan keterangan palsu.

Majelis Hakim menyatakan akan berunding dan mengambil sikap melalui penetapan terhadap permohonan tersebut.

Pihak terdakwa menegaskan bahwa permohonan ini bukan didasari emosi, melainkan merupakan perintah langsung undang-undang yang tidak memerlukan pengajuan tertulis terpisah.

“Kami taat hukum dan selalu hadir di persidangan. Maka kami menuntut hal yang sama dari semua pihak. Hormati pengadilan, hormati undang-undang,” tegas kuasa hukum terdakwa.

Sidang lanjutan perkara ini dinilai akan menjadi momentum krusial, apakah hukum benar-benar ditegakkan secara tegas atau kembali melemah di hadapan saksi yang mangkir dan keterangan yang diduga tidak benar.

Selain dugaan keterangan palsu, pihak terdakwa juga menyatakan akan mengangkat(FORA)

1,404
Tags: Saksi Korban Mangkir Tujuh KaliSidang Perkara 327/Pid.B/2025/PN Manado Disorot Tajam
Previous Post

Hadiri Ibadah Natal Pemkot Bitung, Kapolres Albert Zai Pastikan Keamanan dan Kondusivitas Wilayah

Next Post

Pemerintah Tegaskan Komitmen Jaga Keutuhan NKRI dan Kendalikan Banjir di Manado

Redaksi

Redaksi

Next Post
Pemerintah Tegaskan Komitmen Jaga Keutuhan NKRI dan Kendalikan Banjir di Manado

Pemerintah Tegaskan Komitmen Jaga Keutuhan NKRI dan Kendalikan Banjir di Manado

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reuni ke-40 Spensa 85 Manado  Semangat dan Keceriaan Tetap Membara

Reuni ke-40 Spensa 85 Manado Semangat dan Keceriaan Tetap Membara

September 8, 2025
Terminal Karombasan Berubah Jadi Tempat Sampah, Warga Pertanyakan Kinerja Dishub

Terminal Karombasan Berubah Jadi Tempat Sampah, Warga Pertanyakan Kinerja Dishub

September 24, 2025
Oknum Pegawai BKD Diduga Lakukan Tindakan Asusila, Korban Merasa Dilecehkan

Oknum Pegawai BKD Diduga Lakukan Tindakan Asusila, Korban Merasa Dilecehkan

Oktober 18, 2025
Polda Sulut Klarifikasi Video Viral Anggota Polri yang Mengundurkan Diri

Polda Sulut Klarifikasi Video Viral Anggota Polri yang Mengundurkan Diri

April 3, 2026

Hello world!

1

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0

macOS Sierra review: Mac users get a modest update this year

0
Perkenalan Sekaligus Perkuat Sinergi, Kalapas Tondano Sambangi Kapolres dan Kajari Minahasa

Perkenalan Sekaligus Perkuat Sinergi, Kalapas Tondano Sambangi Kapolres dan Kajari Minahasa

April 29, 2026
JPU Diduga Gelapkan Fakta Persidangan, Tim Advokat Siap Adukan ke Jamwas dan Tempuh Jalur Pidana

JPU Diduga Gelapkan Fakta Persidangan, Tim Advokat Siap Adukan ke Jamwas dan Tempuh Jalur Pidana

April 29, 2026
Direktur Wenang College Manado Sampaikan Terima Kasih kepada Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI

Direktur Wenang College Manado Sampaikan Terima Kasih kepada Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI

April 28, 2026
Sinergis, Lapas Tondano dan Dukcapil Minahasa Pastikan WBP Miliki Identitas Resmi

Sinergis, Lapas Tondano dan Dukcapil Minahasa Pastikan WBP Miliki Identitas Resmi

April 28, 2026

Recent News

Perkenalan Sekaligus Perkuat Sinergi, Kalapas Tondano Sambangi Kapolres dan Kajari Minahasa

Perkenalan Sekaligus Perkuat Sinergi, Kalapas Tondano Sambangi Kapolres dan Kajari Minahasa

April 29, 2026
JPU Diduga Gelapkan Fakta Persidangan, Tim Advokat Siap Adukan ke Jamwas dan Tempuh Jalur Pidana

JPU Diduga Gelapkan Fakta Persidangan, Tim Advokat Siap Adukan ke Jamwas dan Tempuh Jalur Pidana

April 29, 2026
Direktur Wenang College Manado Sampaikan Terima Kasih kepada Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI

Direktur Wenang College Manado Sampaikan Terima Kasih kepada Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI

April 28, 2026
Sinergis, Lapas Tondano dan Dukcapil Minahasa Pastikan WBP Miliki Identitas Resmi

Sinergis, Lapas Tondano dan Dukcapil Minahasa Pastikan WBP Miliki Identitas Resmi

April 28, 2026
LangowanNews.com

Langowan News adalah media pemberitaan online yang menyajikan berita cepat, akurat, dan berimbang seputar Langowan, Minahasa, Sulawesi Utara, serta isu nasional. Kami berkomitmen pada standar jurnalisme yang memihak pada fakta.

Follow Us

Browse by Category

  • Berita Video
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Internasional
  • Kuliner
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sports
  • TNI | POLRI
  • Uncategorized

Recent News

Perkenalan Sekaligus Perkuat Sinergi, Kalapas Tondano Sambangi Kapolres dan Kajari Minahasa

Perkenalan Sekaligus Perkuat Sinergi, Kalapas Tondano Sambangi Kapolres dan Kajari Minahasa

April 29, 2026
JPU Diduga Gelapkan Fakta Persidangan, Tim Advokat Siap Adukan ke Jamwas dan Tempuh Jalur Pidana

JPU Diduga Gelapkan Fakta Persidangan, Tim Advokat Siap Adukan ke Jamwas dan Tempuh Jalur Pidana

April 29, 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Video
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Internasional
  • Kuliner
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sports
  • TNI | POLRI

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.